Pages

Selasa, 10 Oktober 2006

Jawaban MIKROEKONOMI Samuelson QUESTION FOR DISCUSSION CHAPTER 2

1 . Yang menentukan komposisi keluaran nasional dirumuskan dengan pendekatan pengeluaran, yaitu :
Y = C + G + I + (x-m)
Y         = Pendapatan nasional
C         = Consume      = Pengeluaran konsumsi rumah tangga konsumen
G         = Government = Pemerintah atau segala pengeluaran yang dilakukan oleh                    pemerintah
I           = Investasi       = Segala dana atau pengeluaran investasi rumah tangga produsen
x          = Export          = Banyaknya ekspor yang dilakukan oleh negara
m         = Import          = Banyaknya impor yang dilakukan oleh suatu negara
(x-m)   = Bisa juga disebut pengeluaran neto rumah tangga luar negri

Menurut Metode Pengeluaran, Pendapatan nasional adalah penjumlahan seluruh pengeluaran yang dilakukan seluruh rumah tangga ekonomi di dalam suatu negara selama periode tertentu.

Alokasi beberapa contoh :
1.      Transportasi : Campuran (Gabungan antara Kedaulatan Konsumen dan Keputusan Politik )
Di Indonesia, instansi pelayanan jasa transportasi sangat beragam. Mulai darat, laut, dan udara.
Di darat, bus, mikrolet dan kereta api sebagai pelaksananya. Untuk bus dan mikrolet saat ini lebih banyak dimiliki dan dikembangkan oleh swasta, walaupun masih ada instansi khusus dari pemerintah. Sedangkan di Kereta Api, masih dimiliki tunggal oleh pemerintah yang pelaksanaannya diserahkan pada PT. Kereta Api Indonesia.
Di laut, jasa transportasi sudah mulai dirambah oleh pihak swasta, terutama di sektor pariwisata. Tetapi, untuk jasa pelayaran dari satu pulau ke pulau yang lain masih disediakan pemerintah dari PT. Pelni. PT. Pelni menawarkan rute-rute jarak panjang dan jarak pendek yang kurang bisa dijangkau oleh pesawat-pesawat besar dengan harga yang terjangkau, sehingga menjadi sebuah keuntungan bagi PT. Pelni, dan rakyat.
Di Udara, jasa transportasi telah dimiliki kedua belah pihak, mulai dari pemerintah dan swasta. Dari pihak swasta, saat ini telah menjamur berbagai perusahaan penerbangan yang siap bersaing dengan perusahaan penerbangan resmi dari pemerintah, PT. Garuda Indonesia Airlines. Saat ini, PT. Garuda Indonesia Airlines masih memegang peranan utama sebaga perusahaan penerbangan nomor satu di Indonesia setelah saingan utamanya PT. Simpati Air yang mundur dari persaingan jasa penerbangan di Indonesia akibat krisis moneter yang berlangsung sejak akhir ’90-an. Masih banyak perusahaan penerbangan yang mendampingi PT. Garuda Indonesia Airlines, tetapi perusahaan ini tetap menjadi kepercayaan pemerintah leader perusahaan penerbangan lainnya.
2.      Pendidikan : Keputusan Politik
Sistem pendidikan di Indonesia saat ini masih dikuasai oleh negara. Meskipun telah banyak lembaga-lembaga swasta yang mendirikan tempat pengajaran, namun pemerintah masih menetapkan berbagai keteetapan yang harus dipatuhi oleh kedua belah pihak. Misalnya dalam kurikulum. Pihak swasta boleh menambahkan kurikulum sesuai prinsip yang dianutnya, tetapi harus tetap mengikuti kaidah yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Wajib Belajar Sembilan tahun juga berasal dari ketetapan pemerintah. Ketetapan itu mewajibkan rakyat Indonesia mengenyam pendidikan selama 9 tahun, di Sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, sebagian besar rakyat Indonesia telah turut berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mengenyam pendidikan lanjutan setelah sekolah Menengah Pertama, yaitu Sekolah Menengah Umum.
3.      Polisi : Keputusan Politik
Kepolisian adalah salah satu contoh nyata keputusan politik yang telah ditetapkan pemerintah. Kepolisian dan sejenisnya merupakan lambang keamanan negri ini. Kepolisian merupakan lembaga keamanan utama dan satu-satunya di negri ini. Berbagai tingkat pendidikan polisi telah didirikan dan diselenggarakan pemerintah di Indonesia demi mencetak polisi-polisi yang mampu menjalankan tugasnya secara tepat. Negara membutuhkan polisi untuk menjaga keamanan wilayahnya, sedangkan rakyat membutuhkan polisi untuk mendapat perlindungan.
4.      Efisiensi Energi Peralatan Mesin : Keputusan Politik
Sebagai contoh, BBM di Indonesia. Pasokan BBM yang dimiliki Indonesia bersumber dari lembaga resmi pemerintah, Pertamina. Pertamina adalah satu-satunya pemasok BBM yang berasal dari Indonesia. Harga yang ditetapkan OPEC belum dapat dijangkau oleh rakyat, sehingga pemerintah memberikan subsidi pada Pertamina untuk menekan harga BBM yang terus meningkat karena kelangkaan pasokan BBM dunia. Tetapi saat ini, pemerintah telah mengizinkan perusahaan minyak lain untuk beroperasi di Indonesia untuk mengikuti arus globalisasi perdagangan bebas. Contohnya di Jakarta, telah muncul pesaing pertamina yang berasal dari luar negri, misalnya Shell.
Lain halnya dengan pasokan listrik di Indonesia yang dikepalai oleh PT. PLN. Saat ini mulai bermunculan perusahaan swasta yang siap meramaikan pasokan listrik di Indonesia. Sebagai contoh salah satunya adalah Paiton.  Tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti Paiton akan bersaing ketat atau bahkan mengungguli PLN sebagai pemasok listrik utama di negri ini.
Dari 2 contoh, diatas, memang banyak perusahaan swasta yang mulai merambah sektor-sektor yang dimiliki oleh pemerintah, dan pemerintah mengizinkan hal itu. Perusahaan – perusahaan tersebut harus tetap mengikuti aturan – tauran yang ditetapkan pemerintah untuk tetap bisa beroperasi di Indonesia. Tetapi pada kenyataannya, selera konsumen di indonesia masih tetap dikuasai oleh perusahaan milik pemerintah.
5.      Asuransi Perawatan Kesehatan : Kedaulatan Konsumen
Di Indonesia, perusahaan- perusahaan asuransi telah mendapat tempat yang cukup layak di mata masyarakat. Hal itu terbukti dengan menjamurnya perusahaan-perusahaan asuransi milik swasta yang memberikan pelayanan yang dapat memuskan konsumen. Walaupun hampir telah dikuasai oleh pihak swasta, namun pemerintah berusaha selalu memberikan pelayanan asuransi resminya kepada masyarakat. Seperti contoh, ASKES atau Asuransi Kesehatan. Asuransi ini diperuntukkan khususnya pada golongan masyarakat menengah kebawah. Dengan adanya ASKES, masyarakat mendapat jaminan asuransi yang cukup membantu di saat penting.
Perusahaan asuransi swasta dan perusahaan asuransi resmi milik pemerintah saat ini tengah bersaing untuk menempatkan diri menjadi yang paling diminati oleh masyarakat. Supaya tidak terjadi persaingan yang kurang sehat, lagi-lagi pemerintah menjadi sebuah pengawas dan regulator.
6.      Iklan Televisi : Kedaulatan Konsumen
Saat ini, hampir semua iklan yang ada di televisi Indonesia adalah iklan promosi produk. Iklan- iklan tersebut dibuat dengan sedemikian rupa, sehingga dapat menarik konsumen untuk membelinya. Bahkan tidak jarang, iklan tersebut bisa memberikan sebuah tren baru dari pesan, kata-katanya dan apa saja yang ada di dalamnya. Masyarakat sering mengikuti tren tersebut, sehingga iklan itu menjadi populer dan produk yang ditawarkan semakin laris di pasaran.
Disamping iklan penawaran produk, tak jarang pula ada iklan dari pemerintah yang berisi tentang himbauan-himbauan kepada masyarakat. Misalnya tentang pendidikan, bahkan BBM.
Pemerintah menempatkan dirinya sebagai pengawas dan pembuat Undang-Undang Periklanan. Masyarakat bebas membuat iklan dan promosi untuk penawaran produknya, tetapi tetap harus tunduk pada aturan – aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Saya kira tidak perlu. Indonesia adalah negara dengan Sistem Ekonomi Campuran, dimana masyarakat bebas melakukan kegiatan ekonomi di berbagai bidang. Tetapi pemerintah tetap memberikan batasan-batasan dalam hal-hal tertentu. Selain itu, apabila belum tersedia fasilitas yang dimiliki oleh perusahaan swasta, pemerintah memberikan pelayanan resmi untuk masyarakat. Sehingga perekonomian diharapkan menjadi seimbang, bebas melakukan kegiatan tetapi tetap mengikuti kaidah-kaidah buatan pemerintah. Pemerintah melakukan itu semata-mata demi mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
2 . Beberapa contoh penjatahan yaitu :
  • Pelelangan
Sistem pelelangan adalah sistem perdagangan yang berdasarkan selera. Barang yang diperdagangkan harus mampu memikat hati para calon pembelinya. Semakin bagus dan langka barang tersebut, maka harganya akan semakin menjulang. Barang yang dilelang akan diberikan pada penawar yang tertinggi.
Keuntungan
Kerugian
Ø      Apabila barang yang dilelang sangat menarik, maka para pembeli akan berlomba-lomba untuk mendapatkan barang tersebut.
Ø      Keuntungan yang didapat penjual semakin banyak.
Ø      Pembeli tidak akan kecewa terhadap barang yang telah dibelinya, karena barangnya bagus dan banyak orang ingin memilikinya.
Ø      Apabila barang yang dilelang kurang menarik, maka akan sedikit calon pembeli yang berkompetisi mendapatkan barang tersebut.
Ø      Barang yang dilelang harganya sangat mahal, karena berdasarkan kompetisi para calon pembeli.
Ø      Pembeli paling terpikat yang memiliki uang terbanyak yang akan memiliki barang lelang tersebut. Yang tidak bisa mencapai harga tertinggi akan tersingkir





  • Kupon Ransum
Sistem ini tidak bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat. Hanya orang – orang tertentu saja yang boleh memiliki kupon ini. Pembagian kupon ini juga didasarkan pada keberuntungan dan kriteria-kriteria tertentu pula.
Keuntungan
Kerugian
Ø      Bagi yang mendapatkan kupon ini, mereka bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di kupon ini.
Ø      Lebih teratur dan kondisinya lebih mudah karena sedikit yang memiliki kupon ini.
Ø      Akan terjadi kesenjangan sosial antara yang mendapatkan kupon ini dengan yang tidak.
Ø      Terjadi ketidakadilan karena di satu sisi ada yang menikmati fasilitas ini, sedangkan sisi lain tidak bisa melakukan apa-apa.

  • Sistem yang datang paling awal dilayani pertama
Sistem ini menuntut orang untuk lebih disiplin dan meluangkan waktunya untuk hadir lebih awal demi mendapatkan pelayanan yang lebih dahulu.
Keuntungan
Kerugian
Ø      Bagi yang datang lebih awal, dia akan mendapat pelayanan lebih awal.
Ø      Terciptanya kedisiplinan dan keteraturan.
Ø      Bagi yang datang terlambat, maka dia harus dilayani paling akhir
Ø      Perlu mengantri lebih lama.
Ø      Tak jarang orang datang misalnya 3 jam lebih awal, sehingga antrian pada waktu sebenarnya telah membludak.
Ø      Tidak ada toleransi bagi yang terlambat

Mekanisme pasar “menjatah” barang-barang dan jasa langka, maksudnya :
Pasar memiliki taktik yang jitu demi mendapatkan laba yang lebih tinggi dengan menyimpan barang-barang yang langka atau dengan edisi terbatas, dan menjual barang yang kurang langka terlebih dahulu. Barang yang langka daya jualnya akan lebih tinggi karena bagi masyarakat yang memilikinya akan merasa memiliki prestise yang lebih tinggi daripada memiliki barang-barang yang kurang langka. Semakin langka barang tersebut, akan semakin mahal pula harganya. Maka dengan sendirinya, pasar akan akan menjatah barang-barang dan jasa-jasa langka yang akhirnya tidak semua orang memilikinya. Karena apabila tidak dijatah, barang-barang atau jasa-jasa yang langka tersebut akan habis dalam waktu yang singkat.

3. Kegagalan - kegagalan pasar adalah kegagalan pasar dimana pasar tidak selalu menuntun pada hasil yang paling efisien. Serangkaian kegagalan pasar menyangkut monopoli dan bentuk-bentuk lain dari pasar persaingan yang tidak sempurna.
Kegagalan tangan yang tidak kelihatan juga muncul apabila ada eksternalitas di luar tempat berlangsungnya pasar. Eksternalitas yang positif seperti penemuan-penemuan ilmiah dan eksternalitas yang positif seperti polusi.
The Invisible Hand yang diungkapkan oleh Adam Smith mengajarkan bahwa sebaiknya permasalahan ekonomi dapat terselesaikan dengan sendirinya. Tetapi ada kalanya pemerintah berusaha mengendalikan permasalahan ekonomi dengan beberapa kebijakan – kebijakannya. Sebagai contoh pada kasus krisis moneter pada akhir era 90-an. Kebijakan pemerintah saat itu adalah dengan melikuidasi bank-bank yang tidak mampu memenuhi kriteria pemerintah. Akibatnya terjadilah suatu problem ekonomi dan kenaikan inflasi yang tidak wajar sebagai fluktuasi harga yang semakin tidak terkendali. 
Peran pemerintah adalah :
1.      Pemerintah meningkatkan efisiensi dengan menciptakan persaingan yang sehat, mengendalikan eksternalitas seperti polusi dan menyediakan barang-barang publik.
2.      Pemerintah memajukan keadilan dengan menggunakan pajak dan program-program pengeluarannya untuk mendistribusikan kembali pendapatan-pendapatan yang tidak adil kepada kelompok-kelompok khusus. Dengan menggunakan kekuatan-kekuatan fiskal, dan kebijakan moneter, pemerintah memajukan pertumbuhan dan produktivitas ekonomi jangka panjuang dan menjinakkan ekses-ekses siklus bisnis dari inflasi dan pengagguran yang tidak efisien.
3.      Pemerintah membantu perkembangan stabilitas dan pertumbuhan makroekonomi dengan mengurangi pengangguran dan inflasi sambil mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan fiskal dan regulsi moneter.
4.      Pemerintah mengatur bisnis atau mengadakan batasan-batasan antitrust yang legal atas perilaku bisnis untuk mencegah persaingan-persaingan yang tidak sempurna seperti monopoli, mislanya dengan menyediakan barang-barang publik.
5.      Pemerintah mengubah pola pendapatan yang ditimbulkan oleh upah, sewa, bunga, dan deviden pasar dengan menggunakan pajak untuk meningkatkan penghasilan guna membiayai program-program pemberian tunjangan atau program penunjang-penunjang yang menempatkan jaring pengaman keuangan untuk fakir miskin.
Kegagalan Pemerintah juga mungkin terjadi dalam setiap perekonomian negara, karena bisa saja pemerintah salah memprediksi gejala-gajala ekonomi yang terjadi di masyarakat. Apabila itu terjadi juga mungkin dapat mengakibatkan kekacauan yang lebih parah daripada kegagalan pasar sendiri. Contoh-contohnya adalah :
  1. Pada saat pemerintahan Soeharto, Abdurrahman Wahid dan Megawati, Indonesia menjadi negara yang swasembada beras, atau paling tidak negara yang tidak perlu mengimpor beras dari negara lain. Saat ini, di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, pemerintah turut campur dalam urusan pangan dengan memutuskan untuk mengimpor beras dari luar negri. Akhirnya para petani kalang-kabut karena harga jual beras dalam negri anjlok di pasaran.
  2. Pemerintah menyetujui tarif dasar listrik yang ditetapkan oleh PLN. Telah jelas, bahwa PLN adalah satu-satunya perusahaan listrik resmi negara yang dengan sesuka hati dapat membuat tarif dasar listrik. Akhirnya rakyat bingung, karena tarif terlalu mahal dan tidak sesuai dengan upah yang mereka dapatkan.

4. Kasus – kasus campur tangan pemerintah :
û       Pembatasan Polusi Udara
Pemerintah membatasi penggunaan kendaraan bermotor khususnya di kota-kota besar. Sebagai contoh,bajaj di Jakarta.
Kegagalan Pasar : Dari pasar sendiri masih menggunakan jasa bajaj yang memakai bahan bakar lama. Sehingga polusi yang ditimbulkan oleh bajaj masih bertambah terus menerus.
Campur tangan Pemerintah : Pemerintah menetapkan dan telah menyediakan bahan bakar bajaj dengan tenaga sejenis gas yang lebih ramah lingkungan.,
Kegagalan Pemerintah : Bahan tersebut sulit sekali didapat dan kurang populer di kalangan masyarakat. Sehingga para pengusaha pemilik perusahaan bajaj merasa bingung, di satu sisi harus mengikuti regulasi pemerintah yang mengharuskan untuk mengganti bahan bakar bajaj dengan segera. Di sisi lain untuk mengikuti aturan tersebut sangat sulit dalam pelaksanaannya karena kelangkaan pemasok bahan bakar tersebut. Selain itu, tidak adanya pendidikan tentang energi pengganti tersebut kepada para sopir bajaj. Para sopir mengaku masih banyak yang kebingungan dengan regulasi baru tersebut.
û       Tunjangan Untuk Fakir Miskin
Sebagai contoh dana tunjangan dari peralihan subsidi BBM.
Kegagalan Pasar : Karena didapat secara gratis, masyarakat berebut untuk medapatkannya. Bahkan tak jarang masyarakat berpura-pura dan mengaku menjadi rakyat miskin demi mendapatkan dana cuma-cuma tersebut.
Campur Tangan Pemerintah : Karena pendataannya sangat sulit, akhirnya disediakan petugas khusus yang bertugas untuk mendata masyarakat yang layak untuk menerima dana.
Kegagalan Pemerintah : Sistem data dan informasi kurang akurat. Sehingga terjadi ketimpangan-ketimpangan tang merugikan masyarakat utamanya golongan miskin. Tidak sedikit dana tersebut dibagikan kepada yang agak mampu, sedangkan yang benar-benar tidak mampu luput dari jangkauan petugas. Yang akhirnya bantuan tersebut kurang tepat sasaran.
û       Regulasi harga dari sebuah monopoli telepon
Kegagalan Pasar : Karena biaya terlalu mahal, terkadang ada pihak-pihak “terlalu kreatif” yang menggelapkan saluran listrik rumahnya dengan memodifikasi kabel yang ada di bangunan rumahnya. Dengan modifikasi itulah, akhirnya biaya listrik di rumah tersebut menjadi berkurang atau secara ilegal dilimpahkan pada rumah lain.
Campur Tangan Pemerintah : Pemerintah menertibkan masyarakat dengan menerbitkan UU yang berhubungan dengan listrik.
Kegagalan Pemerintah : PLN sebagai satu- satunya perusahaan listrik resmi negara saat ini dengan seenaknya menaikkan tarif dasar listrik. Pemerintah pun membiarkan hal tersebut. Orang-orang yang menggelapkan listrik pun hanya ditindak secara setengah-setengah. Maka di satu sisi banyak pihak yang tidak mampu membayar listrik dan akhirnya menggelapkan aliran listriknya, di sisi lain PLN dengan seenaknya menaikkan tarif dasar listrik. Masyarakat yang tidak bersalah ikut merugi.

5.



6. Spesialisasi dalam pembagian kerja, misalnya :
Ø      Spesialisasi manajer dalam tingkatannya :
1.      Top Manager (Upper Manager): Manajer yang berhubungan dengan para stake holders
2.      Middle Manager                        : Manajer perantara, yang menguhubungkan antara manajer tertinggi dengan manajer bawahannya.
3.      Lower Manager                          : Manajer yang berhubungan denga urusan karyawan-karyawan.
Ø      Speasialisasi Manajer menurut bidangnya :
1.      Manajer Produksi              : Manajer yang menentukan kapasitas produksi yang disesuaikan dengan keungan perusahaan
2.      Manajer Keuangan            : Manajer yang mengatur keuangan. Apakah itu laba atau rugi atau dipakai untuk investasi atau deviden.
3.      Manajer Pemasaran           : Manajer yang mengatur pemasaran, menawarkan dan mempromosikan hasil produksi dengan berbagai cara promosi.
4.      Manajer Personalia            :  Manajer yang mengurusi kesejahteraan karyawan, human Research Development, merekrut dan meyeleksi karyawan baru.
Ø      Spesialisasi Manajemen berdasarkan akuntansi :
1.      Akuntan Publik     : Akuntan yang mengurusi laporan keuangan perusahaan.
2.      Akuntan Pemerintah : akuntan yang mengurusi laporan keuangan BUMN dan lembaga-lembaga pemerintahan lainnya.
3.      Akuntan Pajak      : Akuntan yang mengurusi dan menentukan pajak-pajak yang harus dibayarkan perusahaan kepada pemerintah.
Bahaya-bahaya yang mungkin terjadi dalam spesialisasi yang terlalu berlebihan :
Ø      Apabila kurang komunikasi, maka hasil dari pekerjaan akan menyimpang dari tujuan semula. Maksudnya, kedua pekerjaan tersebut akan memiliki arah sendiri-sendiri yang tidak bisa disatukan.
Ø      Individualis. Akan terjadi kurangnya kerjasama karena kedua belah pihak telah sibuk dengan pekerjaannya sendiri. Terlalu sibuk berkonsentrasi dengan pekerjaan masing-masing membuat ikatan kerjasama menjadi renggang yang dikhawatirkan akan terjadi perpecahan.
Ø      Terbatas pada suatu bidang. Apabila telah berada pada bidang tertentu, maka seseorang tidak bisa pindah ke bagian lain.
Ø      Egoisme . Hal ini dapat muncul apabila terjadi perbedaan pendapat dimana masing-masing pihak merasa benar.
7. Abraham Lincoln telah memberikan kebijakan dengan membebaskan budak, padahal perbudakan adalah sebuah budaya atau tradisi yang telah menjadi darah daging masyarakat. Hal itu sama saja dengan merobohkan banguan yang telah lama berdiri, lalu membangun kembali dengan bahan, pondasi dan arsitektur yang baru. Akan semakin sulit membangun dari nol daripada memugar bangunan tersebut.
      Sehingga Abraham Lincoln harus bisa membuat UU baru yang mengatur kegiatan baru masyarakat yang bebas dari perbudakan.
8. Kategori-kategori Pengeluaran utama untuk pemerintah Federal :
Kategori Anggaran
Belanja Federal
(2005, milyar dolar)
Perawatan kesehatan dan medis
547
Jaminan Sosial
515
Pertahanan Nasional
451
Jaminan Pendapatan
348
Bunga atas hutang publik
178
Sumber Daya Alam dan Lingkungan
31
Urusan Internasional
38

Semakin banyak dana yang dialokasikan pada suatu bidang, maka akan semakin baik hasilnya dalam masyarakat. Dalam Perawatan kesehatan , 547 milyar dolar telah dialokasikan. Maka rakyat semakin sehat dan giat bekerja, sehingga perekonomian meningkat.
Jaminan sosial dialokasikan sebanyak $ 515 milyar, maka rakyat merasa terjamin dan semakin merasa aman dalam berkegiatan. Befitu juga dengan bidang lain, semakin banyak semakin baik hasilnya, semakin sedikit seakin kurang hasilnya.

9. No Taxation without representation adalah hakikat pajak itu sendiri. Meskipun pajak adalah iuran wajib yang setiap anggota masyarakat perlu membayarnya, pengembaliannya secara tidak langsung. Pemngembaliannya bisa saja berupa penambahan fasilitas yang ada di masyarakat, dan peningkatan pelayanan publik oleh pemerintah.
  1. Defense Spending :
Pertahanan yang kita dapatkan hanya sebatas pertahanan kepolisisan yang tidak selalu setiap saat berada di dekat kita. Kita hanya mendapat layanan tersebut apabila kita membutuhkan , selanjutnya tidak.
  1. Pembangunan jembatan :
Jembatan sangatlah penting untuk kegiatan perekonomian, karena jembatan memudahkan hubungan antara kedua wilayah yang terpisah oleh sesuatu. Sama seperti jalan tol di Indonesia, jalan tersebut adalah jalan bebas hambatan yang siapapun yang melaluinya perlu membayar lagi untuk medapatkan kelancaran dan kemudahan supaya lebih cepat sampai ke tujuan. Kebutuhan akan ketepatan waktu menuntut kita untuk mebayar lebih dari jalan biasa.
  1. Harga pesawat terbang dari New York ke Miami :

Harga pesawat dari New York ke Miami adalah harga yang sebenarnya kurang waja, karena letak kedua wilayah tersebut cukup berdekatan. Sama seperti jarak antara Jakarta – Surabaya dan Jakarta- Bali. Kebutuhan masyarakat atas hiburan dan liburan menuntut kita untuk membayar lebih. Pelayanan yang disediakan oleh tempat tujuan juga lebih baik karena memang diperuntukkan untuk para wisatawan yang mebutuhkan kenyeamanan. Sehingga kita wajib membayar pelayanan dan kesempatan berlibut itu dengan harga yang lebih.

1 komentar:

 

Blog Archive

Blogroll

Ini adalah aneka tugas kuliah yang saya kerjakan dan saya dapatkan saat kuliah Manajemen tahun 2006 hingga lulus. Hampir sepuluh tahun yang lalu. Koreksilah dahulu, cocokkan dulu dengan bahasannya dan jangan asal kopi-paste, karena bisa saja edisi bukunya berbeda sehingga soal-soalnya berbeda dan akhirnya jawabannya juga berbeda. Adanya gini, jangan minta lebih. Kalau mau perfect ya kerjakan sendiri. Tugas-tugas saya ini hanya sebagai penunjang yang fungsinya supporting, bukan sebagai tulang punggungnya. Gunakan dengan bijak, semoga bermanfaat.

About