Pages

Rabu, 11 Oktober 2006

Jawaban MIKROEKONOMI Samuelson QUESTION FOR DISCUSSION AND APPENDIX

Question For Discussion


1 . Hati Yang Hangat maksudnya bersikap lebih peka terhadap keadaan masyarakat. Bersikap toleran dengan menerima berbagai kondisi masyarakat. Dengan hati yang hangat, kita dapat mengerti kondisi dan memahami kemajemukan masyarakat. Namun, hati yang hangat tidak dapat menyediakan makan bagi orang-orang yang kelaparan, menyembuhkan mereka yang sakit ataupun menghangatkan yang kedinginan.
      Sedangkan Kepala Yang Dingin maksudnya berpikir secara obyektif mempertimbangkan biaya dan manfaat dari berbagai pendekatan yang berbeda, misalnya politik, sosial, budaya , atau beraneka ragam aspek dari sudut pandang yang berbeda pula. Manusia berusaha sejauh kemampuan untuk mempertahankan analisis yang tidak dicemari oleh khayalan.
      Dengan menggunakan kepala dingin untuk mengungkapkan hati yang hangat,  ilmu ekonomi dapat melaksanakan perannya sebagai pengatur rumah tangga demi terciptanya masyarakat adil dan makmur.
      Saya setuju dengan pendapat Alfred Marshall, karena disamping kita memiliki analisis yang sesuai dengan teori, kita juga memiliki sudut pandang yang mengerti akan kondisi ekonomi masyarakat yang begitu majemuk.

2 . Peryataan George Stigler berupa pernyataan Ilmu Ekonomi Positif, diantaranya , tidak ada masyarakat yang sepernuhnya egalitarian membangun atau mempertaahankan sistem perekonomian. Hal itu disebabkan karena pengalaman dan sistem ganjaran yang berbeda.
Sedangkan Alfred Marshall memiliki harapan supaya masyarakat :
1.      Memberikan kekuatan terbaik mereka untuk berjuang mengatasi berbagai derita sosial di sekitar mereka
2.      Bertekad untuk tidak berpuas diri sampai mereka memenuhi segala sarana materi untuk kehidupan yang lebih beradab dan mulia.
      Pendapat George Stigler termasuk Ilmu Ekonomi Positif karena didasarkan pada fakta teoretis yang terjadi di masyarakat duniawi secara efisien dan progresif tanpa memperhatikan aspek-aspek yang lain. Berbeda halnya dengan pendapat Alfred Marshall yang lebih mengutamakan berbagai pendekatan yang berhubungan dengan perasaan, mulai politik, sosial, ataupun budaya masyarakat itu sendiri.


3 .  Istilah dan contoh ;
Istilah
Contoh
·         PPF Production Possibility Frontier – Batas kemungkinan produksi yang menunjukkan jumlah maksimum produksi yang dapat dicapai oleh suatu perekonomian yang mempresentasikan daftar barang dan jasa untuk masyarakat, asalkan pengetahuan teknologi dan jumlah inputnya tersedia.
·         Makin banyak sumber daya yang digunakan untuk membangun rumah, maka makin sedikit lahan yang tersisa untuk membangun lapangan bermain
·         Kelangkaan – Ketidakmampuan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas.
·         Minyak Bumi. Minyak bumi adalah salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, kemudian bila terus-menerus dipakai pasti akan habis.
·         Efisiensi Produksi – Penggunaan sumber daya yang dipakai seefektif mungkin untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Hal ini dapat terjadi jika suatu perekonomian tidak dapat memproduksi suatu barang tanpa mengurangi produksi barang yang lain, ini mengimplikasikan bahwa perekonomian itu berada pada batas kemungkinan-produksi.
·         Mengutamakan produksi yang penting dahulu daripada produksi yang kurang penting. Kemudian menekan harga tetap serendah mungkin sehingga untung yang diperoleh lebih banyak.
·         Input – Komoditi atau jasa yang digunakan untuk memproduksi barang atau jasa.
·         Bahan baku produksi, Modal, Tenaga Kerja, dll
·         Output – Berbagai barang dan jasa yang berguna yang dihasilkan dari proses produksi untuk dikonsumsi dalam proses selanjutnya.
·         Berbagai macam hasil industri, misalnya ; Baju, Sepatu, dll.

4 . Langkah yang diambil untuk mengekonomiskan penggunaan waktu :
Ø      Membuat rencana kegiatan yang tersusun lebih sistematis, lebih akurat dan dalam prakteknya harus disiplin
Ø      Mengerjakan dua pekerjaan sekaligus dalam satu waktu
Ø      Memprioritaskan hal-hal yang lebih penting dahulu
Ø      Langkah terakhir jika sudah tidak ada jalan lain tetapi kita memiliki cukup dana, mempekerjakan orang lain untuk mengerjakan beberapa bagian dari pekerjaan kita. Sehingga pekerjaan kita lebih ringan dan waktu yang tersedia menjadi lebih banyak.
Perbedaan Penggunaan waktu antar orang kaya dan orang miskin :
Orang Kaya
Orang Miskin
·         Waktu yang dimiliki orang kaya sangat terbatas karena waktu tersebut habis dipakai untuk bekerja dan menghasilkan uang.
·         Orang miskin lebih banyak menganggur karena tidak adanya pekerjaan yang bisa dilakukan. Bila ada pun, maka hasilnya belum tentu bisa melampaui penghasilan orang kaya.
·         Dengan intelektualitas dan kualitas yang (kebanyakan) lebih tinggi, orang kaya dapat mengatur jadwalnya lebih baik dan lebih efektif.
·         Intelektualitas dan kualitas orang miskin lebih rendah, sehingga kurang bisa mengatur waktu lebih baik.

·         Pekerjaan orang kaya tetap, sehingga telah pasti apa yang harus dikerjakan.
·         Orang miskin tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga mereka tidak memiliki kepastian hal-hal apa saja yang harus dikerjakan.
·         Orang kaya memiliki waktu untuk bergabung dengan organisasi, sehingga bertemu lebih banyak orang.
·         Orang miskin waktunya tersita untuk melakukan pekerjaan berat yang penghasilannya sedikit atau menganggur, sehingga tidak ada waktu untuk bertemu dengan orang lain.


5 . Econoland memiliki 1000 jam kerja, yang dipakai untuk :
1.      Pangkas rambut @ 0,5 jam = 2000
2.      Pembuatan Baju = 200
Kemungklinan
Pembuatan Baju (Jam)
Pamgkas Rambut (Jam)
A
0
1000
B
100
900
C
200
700
D
300
400



A
 
Batas kemungkinan produksi
Text Box: Rambut  


















6)Peningkatan Produksi Mentega tanpa mengurangi produksi senjata karena perkembangan teknologi ;
Text Box: Senjata  




















Faktor x yaitu faktor penyebab meningkatnya sumber daya masyarakat dalam produksi mentega tanpa mengubah produktifitas senjata. Faktor ini adalah penemuan ilmiah atau perkembangan teknologi.
7)
I.             Titik awal.
II.          Kegiatan penghabisan sumber daya tanpa ada perbaikan pada teknologi masyarakat sepanjang waktu.
III.       Sumber daya awal sudah habis.

Sedangkan bila terjadi perbaikan teknologi, maka paling tidak, bisa membuat keadaan menjadi seperti grafik dibawah ini :
I.             Titik awal.
II.          Teknologi meningkat, sehingga persediaan SDA dapat diperbanyak atau ditemukan sumber energi bam.
III.       Teknologi dan persediaan SDA berjalan seimbang seiring dengan perkembangan penemuan ilmiah.


Pertumbuhan ekonomi adalah persaingan antara kegiatan menghabiskan sumber daya dengan penemuan atau perbaikan teknologi, maksudnya ;
Pertumbuhan ekonomi penyebabkan terjadinya penghabisan sumber daya yang ada, tetapi dengan penemuan atau perbaikan teknologi dapat memperkecil atau mengimbangi penghabisan tersebut. Dengan demikian, sumber daya yang ada dapat dihemat seefektif mungkin, sementara itu diadakan penelitian untuk mencari penemuan baru.
Manusia harus lebih cepat bergerak untuk melakukan perbaikan teknologi sebelum sumber daya habis, karena proses penghabisan sumber daya lebih cepat daripada produksi terlebih lagi penemuan teknologi.

8) Diligent mempunyai 10 jam untuk belajar untuk persiapan tes sejarah dan ilmu ekonomi.
I.                   Diligent belajar 10 jam, output nilai diligent relatif berada terhadap PPF. Tetapi cara belajar diligent belum mencapai efiesiensi.
II.                Jam belajar Diligent ditingkatkan menjadi 15 jam, maka output nilai diligent masih dapat ditingkatkan atau menjadi lebih baik.

 




Output nilai Diligent menjadi lebih baik karena jam belajar ditambah dari 10 jam menjadi 15 jam.



                   





























Appendix


1.
 





















2. Ya garisnya merupakan garis lurus

3. Pergerakan sepanjang kurva dari kebutuhan 6 jam waktu santai menjadi 4 jam .

 

















4. Waktu 18 jam sehari untuk waktu santai dan belajar. Pergeseran kurva :

 























5. Jadwal kegiatan antara santai, belajar dan tidur ;

Hari
Waktu untuk santai (jam)
Waktu untuk belajar (jam)

Senin
5
10
6 jam kul
Selasa
4
11
8 jam kul
Rabu
10
5
3 jam kul
Kamis
8
7
3 jam kul
Jum’at
9
6

Sabtu
11
4

Minggu
13
2


Waktu yang digunakan untuk tidur adalah 9 jam dan yang dipakai untuk belajar dan santai adalah 15 jam.





 






















6.





7)

b)   P = 100-20x +x2
x = 0 à P = 100-0 = 100  (0, 100)
x = 1 à P = 100-20 + 1 = 81 (1, 81)     
 
 


a)                  P = 100 – 5x                                                         
x = 0 à p = 100 (0,100)                                              
x = 1 à p = 100-5 = 95 (1,95)
   Y = 0 = 100-5x
            5x = 100
            x = 20 (20,0)

 














1 komentar:

 

Blog Archive

Blogroll

Ini adalah aneka tugas kuliah yang saya kerjakan dan saya dapatkan saat kuliah Manajemen tahun 2006 hingga lulus. Hampir sepuluh tahun yang lalu. Koreksilah dahulu, cocokkan dulu dengan bahasannya dan jangan asal kopi-paste, karena bisa saja edisi bukunya berbeda sehingga soal-soalnya berbeda dan akhirnya jawabannya juga berbeda. Adanya gini, jangan minta lebih. Kalau mau perfect ya kerjakan sendiri. Tugas-tugas saya ini hanya sebagai penunjang yang fungsinya supporting, bukan sebagai tulang punggungnya. Gunakan dengan bijak, semoga bermanfaat.

About