Pages

Senin, 16 Oktober 2006

Jawaban Mikroekonomi Samuelson Chapter

1.  -   Dengan hati yang hangat saja tak mampu menyediakan makan bagi orang yang kelaparan atau menyembuhkan mereka yang sakit, tetapi harus ada suatu pemikiran, solusi dan usaha dari kepala yang dingin, bagaimana menilik suatu permasalahan secara obyektif dan mencari jalan keluarnya serta memanfaatkannya.
     -   Setuju, dengan adanya tenaga dari pengajar maka ilmu-ilmu dari orang yang berpengalaman dapat tersalurkan nantinya dapat membentuk SDM yang berkualitas.
     -   Bisa
2.  Normatif karena stigler mengemukakan hal yang menyangkut pandangan etis dan keadilan melalui ganjaran berbeda pada tiap pekerjanya. Jika dibandingkan dengan pendapat Marshall, tentu saja terhadap konflik, selain dari ilmu ekonomi yang berbeda (positif dan normatif), pemecahan kedua masalah tersebutpun berbeda. Ilmu ekonomi yang dikemukakan oleh Marshall dapat dipecahkan dengan merujuk pada analisis dan bukti empiris, sedangkan dapat stigler dapat diselesaikan dengan debat dan keputusan politis.
3.    · Scarcity                    :    Keterbatasan sumber daya, tergantung pada keinginan.
         ex                             :    Keterbatasan SDM Indonesia untuk memproduksi  suatu berang electronic yang berkualitas, sehingga masih banyak mengimpor dari Taiwan, RRC, Jepang, AS, dll.
·   Inputs                      :    Barang dagang atau jasa yang digunakan untuk memproduksi barang & jasa
         ex                             :    Sekolah, batu bata, pasir, buku, tepung
·   Out puts                   :    Berbagai barang dan jasa yang berguna yang dihasilkan dari proses produksi selanjutnya.
         ex                             :    Masy yang berilmu dan berbudi pekerti, Roti
·   Efisiensi produksi    :    Keadaan dimana suatu barang tidak dapat diproduksi barang yang lain.
         ex                             :    Untuk produksi suatu bahan makanan seperti mentega maka jumlah produksi barang-barang untuk keperluan militer seperti pistol harus dikurangi, ataupun sebaliknya.
·   PPF                          :    Jumlah maximum produksi yang dapat dicapai oleh suatu perekonomian, asalakan pengetahuan tehnologi dan jumlah inputnya tersedia.

Keterangan = P1 = Petani 1
                       P2 = Petani 2
 

Modal
Investasi
 

Modal
Investasi
 

-
 
         ex                            
    
 




P1
 

P2
 

I
 




    
     -   Petani          1. Tidak berinvestasi untuk masa depan (hanya ganti mesin bajak)
     -   Petani          2. Melakukan konsumsi secara besar dan melakukan investasi besar-besaran (dengan menggunakan pupuk phonska)
     -   Semua keduanya dalam keadaan setara (P1, P2).
4.  1. Dengan melakukan pembeuatan jadwal kegiatan secara teratur dapat mengkondisikan dari orang kaya itu memiliki banyak waktu yang lebih berguna.
     2. Menyempatkan diri untuk beristirahat disela-sela kerjanya.
     3. Mengerjakan tugas-tugas kantornya dengan tepat waktu, sehingga nantinya tidak menumpuk-numpuk.
     4. Mempererat komunikasi dengan keluarga dan sesama rekan kerja, agar nantinya bisa saling membantu dalam mengatur waktu.
    


-    Perbandingan penggunaan orang kaya dan orang miskin.

Orang Kaya


Orang Miskin

1.
Lebih banyak diasumsikan untuk menyusuri pekerjaan.
1.
Lebih banyak digunakan untuk bermalas-malasan.
2.
Jaduwal kehidupan sehari-hari tertata rapi.
2.
Jaduwal semaunya sendiri, tergantung kondisi.
3.
Lebih sedikit waktu untuk berlibur
3.
Lebih banyak waktu yang kosong.

5. 



Kemung kinan

Pembagian Waktu

Hasil

I
B max ; R = O
100/5
=
Produksi baju yang dihasilkan, tanpa ada produksi potong rambut.
II
B > R.
800/5
=
40 Produksi baju.


200/0,5
=
400 Produksi potong rambut.
III
B = R
500/5
=
10 Produksi baju


500/0,5
=
1000 Produksi potong rambut
IV
B < R
200/5
=
40 Produksi baju.


800/0,5
=
1600 Produksi potong rambut.
V
B = O,R = max
1000/0,5
=
2000 Produksi potong rambut, tanpa produksi baju.


·
 

·
 

·
 

·
 

 X
 

B
200
 

P1
500

 

A

 

I
 

II
 

A1
 
6.                                                               Pergeseran dari kurva I ke kurva II disebabkan oleh faktor-faktor x yaitu perkembangan penemuan ilmiah dibidang SDM. Hal ini menyebabkan jumlah produksi senjata tetap tetapi jumlah produksi mentega bisa naik.

Perkembangan
Teknologi
 

II
 

 ·
 

III
 

·
 

I
 

·
 
7.                                                               -   Dengan teknologi yang tetap (tidak berkembang ) maka dengan jumlah produksi yang dihasilkan akan menurun seiring dengan berkurangnya jumlah SDA yang semakin habis.

Jumlah SDA
 

C
 

B
 

A
 
                                                                  -   Untuk mengubahnya, berarti tingkat  perkembangan teknologi harus selangkah lebih maju daripada kegiatan mengkonsumsi SDAnya agar nantinya produksi yang dihasilkan bisa meningkat ataupun paling tidak konstan
                                                                  -   Jadi antara kegiatan menghabiskan sumber daya dengan perkembangan teknologi harus seimbang, hal ini dimaksudkan agar, teknologi tersebut dapat mengimbangi jumlah SDA yang semakin hari semakin habis dan juga meningkatkan SDM baru agar dapat mengelola dan juga memanfaatkan SDA yang terus berkurang tersebut dengan perkembangan teknologi yang ada.








8.  a.


·
 

-
 

15
 
Kemampuan

Santai X

Belajar Y

A
 

14
 

-
 
A
0
10

     B
·
 

·
 

10
 

-
 
B
1
9

     C
·
 

9
 

-
 
C
2
7

     D
·
 

-
 

7
 
B
3
4
E
4
0

     E
·
 
A
0
15
B
1
14
C
2
12
B
3
9
E
4
5
F
5
0


0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Archive

Blogroll

Ini adalah aneka tugas kuliah yang saya kerjakan dan saya dapatkan saat kuliah Manajemen tahun 2006 hingga lulus. Hampir sepuluh tahun yang lalu. Koreksilah dahulu, cocokkan dulu dengan bahasannya dan jangan asal kopi-paste, karena bisa saja edisi bukunya berbeda sehingga soal-soalnya berbeda dan akhirnya jawabannya juga berbeda. Adanya gini, jangan minta lebih. Kalau mau perfect ya kerjakan sendiri. Tugas-tugas saya ini hanya sebagai penunjang yang fungsinya supporting, bukan sebagai tulang punggungnya. Gunakan dengan bijak, semoga bermanfaat.

About