Pages

Kamis, 12 April 2007

Resume Pengantar Manajemen Richard L. Daft : Chapter 5 Etika Manajemen dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Etika Manajemen
Kode yang berisi prinsip-prinsip dan nilai-nilai moral yang mengatur perilaku orang atau kelompok terkait dengan apa yang benar dan apa yang salah.

Perilaku manusia digolongkan 3 :
1.      Bidang UU (Standar Legal)
2.      Bidang Etika (Standar Sosial)
3.      Bidang Pilihan Bebas (Standar Perorangan)

Dilema Etika
Suatu situasi yang muncul ketika seluruh alternatif pilihan atau perilaku diaggap tidak diinginkan karena potensi konsekuensi yang negatif, sehingga menibulkan kesulitan untuk membedakan yang baik dan salah.

Kriteria Pengambian Keputusan yang Etis
°  Pendekatan Utilarian (Manfaat)
Menyatakan bahwa perilaku moral menghasilkan kebaikan paling utama dengan jumlah sebesar mungkin.
°  Pendekatan Individualisme
Menyatakan tindakan yang dianggap bermoral bioa mempromosikan kepentingan jangka panjang terbaik seseorang yang pada akhirnya membawa pada kebaikan yang lebih besar.
°  Pendekatan Hak Moral
Menyatakan bahwa keputusan moral adalah keputusan yang paling baik mempertahankan hak orang-orang yang dipengaruhi keptusan teresebut.
Enam Hak Moral harus dipertimbangkan selama proses pengambilan keputusan :
1.      Hak untuk memberikan konsensi (The Right of Free Consent)
2.      Hak Privasi (The Right of Privacy)
3.      Hak Kebebasan menganut kepercayaan (The Right of Freedom of Conscience)
4.      Hak kebebasan berbicara (The right of Speech)
5.      Hak memperoleh keadilan (The Right of Due Process)
6.      Hak untuk hidup dan memperoleh keselamatan (The Right to Life and Safety)
°  Pendekatan Keadilan
Konsep Etika yang menyatakan bahwa keputusan moral harus didasarkan pada standar kesetaraan, keseimbangan dan keadilan.
Keadilan Distribusi adalah konsep yang menyatakan bahwa perlakuan yang berbeda terhadap seseorang tidak boleh berdasarkan karakteristik yang bersifat arbitrer. Dalam kasus perbedaan yang subtansif, orang dapat diperlakukan secara berbeda sebanding dengen perbedaannya dengan orang lain.
Keadilan Prosedural adalah konsep yang menyatakan bahwa aturan harus dinyatakan dengen jelas dan diberlakukan secara konsisten dan seimbang.
Keadilan Kompensasi adalah konsep yang menyatakan bahwa seseorang harus memperolah kompensasi atas biaya kerugian yang dialami dari pihak yang bertanggung jawab, dan serta seseorang tidak boleh dianggap bertanggung jawab atas hal-hal yang tidak dapat dikendalikannya.

Organisasi
Nilai-nilai yang diadopsi dalam organisasi merupakan hal yang penting, terutama jika kita memahami bahwa kebanyakan orang berada pada tingkat dau dari tahap perkembangan moral yang berarti bahwa tugas mereka hanyalah untuk memenuhi kewajiban dan harapan pihak lain.

Tanggung Jawab Sosial
Kewajiban manajemen untuk membuat pilihan dan mengambil tindakan yang akan memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan dan kepentingan masyarakat serta organisasi itu sendiri.
Pihak yang berkepentingan adalah setiap kelompok di dalam ataupun di luar perusahaan yang memilikikepentigan terahapad kinerja organisasi.

Mengevaluasi Kinerja Sosial Perusahaan
ï  Tanggung Jawab Ekonomi
Menghasilkan barang atau jasa yang diinginkan masyarakat dan memaksimalkan keuntungan untuk pemilik dan poemegang saham.
ï  Tanggung Jawab Legal
Apa yang dianggap penting oleh masyarakat terkait dengan perilaku perusahaan yag tepat.
ï  Tanggung Jawab Etika
Mencakup perilaku yang tidak perlu dikodifikasikan menjadi hukum dan mungkin saja tidak memenuhi kepentingan ekonomi langsung perusahaan.
ï  Tanggung Jawab Diskresi
Bersifat sukarela dan dipandu oleh keinginan perusahaan untuk melakukan kontribusi sosial yang tidak diwajibkan oleh ekonomi, hukum dan etika.

Metode Yang ditetapkan dengan :
  1. Kepemimpinan yang beretika
  2. Kode Etik
Kode etik cenderung ada dalam dua bentuk  :
1.      Pernyataan berbasis prinsip
Menjelaskan prosedur yang digunakan dalam situasi etika yang khusus.
2.      Pernyataan berbasis kebijakan
  1. Struktur Etika
Komite Etika – Sekelompok eksekutif yang diangkat untuk mengawasi etika perusahaan dengan memberikan penegasan terhadap masalah-masalah etika yang dipertayakan den mendisiplinkan orang yang melakukan pelanggaran.

Ombudsmanetika – Petugas yang diberikan tanggung jawab untuk menyelidiki keluhan pelanggaran etika dan memberitahu manajemen puncak mengenai potensi-potensi pelanggaran etika.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Archive

Blogroll

Ini adalah aneka tugas kuliah yang saya kerjakan dan saya dapatkan saat kuliah Manajemen tahun 2006 hingga lulus. Hampir sepuluh tahun yang lalu. Koreksilah dahulu, cocokkan dulu dengan bahasannya dan jangan asal kopi-paste, karena bisa saja edisi bukunya berbeda sehingga soal-soalnya berbeda dan akhirnya jawabannya juga berbeda. Adanya gini, jangan minta lebih. Kalau mau perfect ya kerjakan sendiri. Tugas-tugas saya ini hanya sebagai penunjang yang fungsinya supporting, bukan sebagai tulang punggungnya. Gunakan dengan bijak, semoga bermanfaat.

About