Pages

Rabu, 04 April 2007

Resume Pengantar Manajemen Richard L. Daft : Chapter 2 Dasar-Dasar Historis Organisasi Pembelajar


Kekuatan Sosial berhubungan dengan aspek-aspek sebuah budaya yang memberi panduan dan memperngaruhi hubungan antar manusia.. Kekuatan sosial yang menonjol dan mempengaruhi organisasi sekarang antara lain :
Ø  Perubahan Sikap
Ø  Nilai-Nilai
Ø  Tuntutan dari para pekerja muda yang berpendidikan tinggi.

Kekuatan Politik berhubunagn dengan pengaruh institusi politik dan hukum pada para karyawan dan organisasi. Meliputi asaumsi dasar yang melatar belakangi sistem politik, seperti ;
Ø  Keinginan untuk memerintah sendiri
Ø  Hak milik
Ø  Hak kontrak
Ø  Definisi keadilan
Ø  Penentuan bersalah atau tidak bersalah atas sebuah kejahatan.

Kekuatan Ekonomi menyangkut ketersediaan produksi, distribusi sumberdaya dalam sebuah  masyarakat.

Organisasi Pembelajar
Organisasi Pembelajar adalah sesuatu dimana setiap orang terlibat dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah, memungkinkan organisasi itu utuk bereksperimen, berubah, memperbaiki diri, meningkatkan kapasitasnya secara terus-menerus untuk tumbuh, belajar dan mencapai tujuannya.
Ide pentingnya adalah pemecahan sumber masalah, kebalikan dari organisasi tradisional yang dirancang untuk efisisensi.
Mengembangkan sebuah organisasi pembelajar artinya membuat perubahan-perubahan spesifik antara lain di bidang :
ü  Kepemimpinan
Satu-satunya alat dimana sebuah perusahaan dapat berubah menjadi sebuah organisasi pembelajar. Fungsi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi pembelajar adalah menciptakan sebuah visi bersama.
Visi Bersama adalah sebuah gambaran dari masa depan yang ideal bagi organisasi, meliputi :
o   Seperti apa organisasi
o   Hasil prestasi
o   Nilai-nilai yang mendasarinya.
ü  Struktur Berbasisi Tim
Memecahkan struktur vertikal yang sebelumnya memisahkan para manajer dengan pekerja. Mereka berhubungan langsung dengan para pelanggan dan membuat perubahan-perubahan dan perbaikan saat diperlukan.
ü  Pelimpahan kekuasaan atau Pemberdayaan Karyawan
Adalah pemberian kekuasaan, kebebasan, pengetahuan dan keterampilan kepada karyawan untuk membuat keputusan dan melaksanakan pekerjaannya secara efektif.
ü  Pembagian komunikasi dan informasi
Organisasi yang dipenuhi dengan informasi. “Informacracy” adalah organisasi transparan yang memberikan akses terbuka terhadap informasi kepada semua anggotanya.
ü  Strategi partisipatif
Merupakan tanggung jawab eksekutif puncak, sesuatu yang diformulasi dan ditetapkan pada organisasi.
ü  Budaya yang Kuat dan Adaptif
Budaya adalah serangkaian nilai-nilai kunci, keyakinan, dan pengertian yang disebarkan oleh para anggota organisasi. Budaya organisasi yang kuat dan adaptif adalah dasar sebuah organisasi pembelajar. Kesetaraan adalah salah satu nilai budaya fundamental dalam sebuah organisasi pembelajar.

Persepektif Klasik
Persepektif manajemen yang muncul selama abad kesembilan belas dan awal abad kedua puluh. Persepektif ini menekankan para pendekatan rasional dan ilmiah untuk mempelajari manajemen dan berupaya membuat organisasi menjadi mesin yang efisien.
«  Manajemen Ilmiah ( Friedrick Taylor - Bapak Manajemen – 1856-1915 )
Subbidang manajemen yang menekankan pada pendekatan ilimiah dalam praktik-praktik manajemen sebagai suatu solusi untuk memperbaiki produktivitas tenaga kerja.
«  Organisasi Birokratis (Max Weber – 1864-1920)
Subbidang manajemen klasik yang bertekanan pada rasionalitas, nonpersonal melalui eleme-elemen seperti wewenagng dan tanggung jawab yang jelas, pencatatan formal, dan pemisahan antara pengelolaan dengan kepemilikan.
«  Prinsip-Prinsip Administratif (Henry Fayol – 1841-1925)
Subbidang manajemen klasik yang berfokus pada organisasi secara total dan bukan pekerja individual yang melukiskan fungsi-fungsi manajerial, seperti perencanaan, pengorganisasian, pengaturan, pengkoordinasian dan pengendalian.

Persepektif Humanistis
Persepektif manajemen yang menekankan pada pemahaman atas perilaku, kebutuhan, dan sikap manusia di tempat kerja.
Tiga Subbidang Persepektif Humanistis :
Æ      Gerakan Hubungan Manusia
Sebuah gerakan dalam pemikiran dan praktik manajemen yang menekankan pemuasan kebutuhan dasar karyawan sebagai kunci untuk meningkatkan produktivitas kerja.
Æ      Persepektif Sumber Daya Manusia
Berpendapat bahwa pekerjaan-pekerjaan harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan level yang lebih tinggi dengan merangsang pekerja untuk menggunakan potensi penuh mereka sepenuhnya.
Æ      Pendekatan Ilmu Perilaku
Sub-Bidang manajemen humaniora yang mengaplikasikan ilmu sosial, ekonomi, psikologi, sosiologi, dan disiplin-disiplin lain ke dalam konteks organisasional.

Persepektif Ilmu Manajemen
Ä      Riset Operasi
Terdiri dari susunan model matematika dan aplikasi tknik-teknik kuantitaif lainnya terhadap masalah manajerial.
Ä      Manajemen Operasi
Menyangkut bidang manajemen dengan spesialisasi di bidang produksi fisik barang atau jasa.
Ä      Sistem Informasi Manajemen
Subbidang persepektif manajemen yang terbaru yang dirancang untuk  memberikan informasi yang relevan kepada para manajer dengan tepat waktu dan efisien dalam biaya.

Tren-Tren Historis Terbaru
ÿ       Teori Sistem
Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, yang berfungsi sebagai suatu kesatuan untuk meraih tujuan bersama.
Teori Sistem adalah Perluasan dari persepektif humanistis yang memandang organisasi sebagai sistem terbuka, yang dicirikan oleh entropi, sinergi, dan saling ketergantungan antar sistem.
Ide Teori Sistem :
Sistem Terbuka
Sistem Tertutup
v  Sistem yang berinteraksi dengan lingkungan eksternal untuk dapat bertahan.
v  Sistem yang tidak perlu berinteraksi dengan lingkungan eksternal.
v  Entropi
Kecenderungan dari sebuah sistem untuk memudar dan mati.
v  Sinergi
Keseluruhan adalah lebih besar dari bagian-bagiannya.
v  Subsistem
Bagian dari sebuah sistem yang saling tergantung satu sama lain.
ÿ       Pandangan Kontijensi
Perluasan dari persepektif humaniora dimana keberhasilan pemecahan masalah organisasi tergantung pada kemampuan mengidentifikasi dalam manajer untuk variabel-variabel kunci situasi yang bersangkutan.
ÿ       Manajemen Kualitas Total (TQM)
Sebuah konsep yang berfokus pada pengelolaan total untuk menciptakan produk yang berkualitas pada para konsumen.
Elemen-elemen Utama TQM :
Ñ       Partisipasi Karyawan
Ñ       Fokus Pada Konsumen
Ñ       Benchmarking
Ñ       Perbaikan Berkelanjutan


0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Archive

Blogroll

Ini adalah aneka tugas kuliah yang saya kerjakan dan saya dapatkan saat kuliah Manajemen tahun 2006 hingga lulus. Hampir sepuluh tahun yang lalu. Koreksilah dahulu, cocokkan dulu dengan bahasannya dan jangan asal kopi-paste, karena bisa saja edisi bukunya berbeda sehingga soal-soalnya berbeda dan akhirnya jawabannya juga berbeda. Adanya gini, jangan minta lebih. Kalau mau perfect ya kerjakan sendiri. Tugas-tugas saya ini hanya sebagai penunjang yang fungsinya supporting, bukan sebagai tulang punggungnya. Gunakan dengan bijak, semoga bermanfaat.

About