Pages

Rabu, 19 September 2007

Tugas Evolusi Perkembangan Manajemen : Perkembangan Teori Manajemen Ilmiah

Perkembangan Manajemen ilmiah di latar belakangi oleh perubahan keadaan. Perkembangan latar belakang keadaan social ekonomi tersebut yang paling penting adalah terjadinya revolusi industri di Eropa
Ada beberapa tokoh manajemen ilmiah antara lain :
1.     Frederick Taylor
Taylor berpendapat bahwa para karyawan pabrik yang dia pimpin pada saat itu tidak mampu mengimbangi kecepatan produksi dari mesin yang dipakainya. Dengan dipakainya mesin – mesin sebagai akibat dari revolusi industri maka para pekerja menjadi tampak lambat dalam bekerja. Oleh karena itu untuk mengatasi kelambanan tersebut Taylor mencoba membuat analisa kerja secara ilmiah dengan upaya untuk menghilangkan aktifitas yang tidak di perlukan didalam melaksanakan tugas dipabrik. Dari analisa tersebut maka terjadi peningkatkan kecepatan kerja, efisiensi, dan produktifitas. Taylor mengemukakan 4 konsep guna meningkatkan efisiensi pabrik, antara lain :
A.    Penerapan metode – metode teori manajeman secara ilmiah, sehingga akan ditemukan lagi metode baru yang lebih baik.
B.     Penyeleksian, penerimaan karyawan dan penempatan kayawan harus ilmiah.
C.     Pengembangan dan pelatihan sacara ilmiah kepada karyawan.
D.    Penciptaan kerja sama yang baik antara para pimpinan dan karyawan.
Hal – hal itulah yang akan merupakan prinsip dasar manajemen dari taylor yaitu Time and Mation Study. Ada beberapa prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh Taylor antara lain :
1.      Time and Mation Study
Agar terjadi efisiensi maka pekerja harus dianalisa dan diperoleh standart waktu yang diperlukan oleh para pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Stndart itulah yang akan dipakai sebagai pedoman bagi pekerja maupun para pimpinannya dalam menilai pekerjaan para karyawan.
2.      Prinsip Upah Satuan
Besarnya upah yang dibayarkan oleh perusahaan kepada para pekerja harus sesuai dengan hasil produksi yang telah diselesaikan oleh pekerja tersebut.
3.      Prinsip Pemisahan Antara Perencanaan dan Penampilan
Perencanaan haruslah dilakukan oleh manajer dan bukan oleh pelaksana sendiri.  Perencanaan ini harus didasarkan pada hasil study waktu yang berhubungan dengan produksi,yang ditemukan secara sistematis.

2.     Henry Fayol (1841 - 1925) dan Manajemen Operasional
Fayol mengemukakan bahwa dalam perusahaan industri kegiatan-kegiatan yang dilaksnakan dapat dibagi dalam beberapa kelompok tugas yaitu :
1.      Tugas Tekhnik (Technical)
Tugas ini meliputi kegiatan produksi, perbengkelan dan manufakturing.
2.      Tugas Komersial (Commercial)
Tugas ini meliputi kegiatan pembelian, penjual dan pertukaran.
3.      Tugas Financial (Financial)
Tugas ini dimaksudkan agar terjadi penggunaan yang optimal terhadap modal yang tersedia.
4.      Tugas Keamanan (Security)
Tugas ini meliputi perlindungan terhadap kekayaan yang berupa mesin - mesin, gedung, peralatan, serta keamanan terhadap manusiannya sendiri dari kecelakaan kerja.
5.      Tugas Akuntansi (Accounting)
Mencakup kegiatan penyusunan neraca, arus kas, rugi laba, dan perhitungan biaya produksi serta pembuatan statistik perusahaan.
6.      Tugas Manajerial
Mengandung unsur - unsur perencanaan, pengorganisasian, pemberian perintah, koordinasi dan pengawasan.
Fayol memandang bahwa manajemen memiliki beberapa elemen yang sangat penting yaitu:
1.      Perencanaan ( Planning)
2.      Pengorganisasian (Organizing)
3.      Pengarahan (Actuating atau Commanding)
4.      Pengkoordinsian (Coordinating)

5.      Pengawasan (Controling)
Para pemikir memberikan perhatian terhadap masalah – masalah manajemen yang timbul baik itu dikalangan usahawan, industri maupun masyarakat sebagai akibat dari terjadinya revolusi industri di Inggris. Ada beberapa pemikir yang terkenal antara lain Robert Owen, Henry fayol, Frederick W Taylor, dan banyak lagi
Ø Robert Owen (1771 – 1858 )
Robert Owen adalah orang menentang adanya praktek memperkerjakan anak dibawah usia 6 tahun dan stsndar kerja 13 jam per hari. Pada awal - awal revolusi industri, ketika para pekerja dianggap instrument yang tidak berdaya, Owen berusaha memperbaiki kondisi kerja di pabrik, menaikkan usia kerja minimum bagi anak – anak, mengurangi jam kerja karyawan, menyediakan makanan bagi karyawan pabrik mendirikan toko – toko untuk menjual kebutuhan hidup karyawan dengan harga yang layak, dan berusaha memperbaiki lingkungan tempat tinggal. Owen lebih banyak memperhatikan pakarja karena menurutnya investasi yang paling penting adalah sumber daya manusia.
Ø Charles babbage ( 1792 – 1871 )
Charles babbage adalah  seorang guru besar matematika yang tertarik pada usaha penilaian efisiensi pada operasional pabrik, dengan menerapkan prinsip – prinsip Ilmiah agar terwujud peningkatan produktivitas dan penurunan biaya. Beliau yang pertamakali mengusulkan adanya pembagian kerja sesuai kemampuan pekerja ( spasialisasi kerja ). Selain itu Babbage juga menyarankan agar ada semacam system pembagian keuntungan antara pekerja dengan pemilik pabrik.
Ø Frederick W Taylor (1856 – 1915 )
Frederick W Taylor dikenal dengan manajemen ilmiahnya dalam upaya meningkatkan produktivitas. Taylor membuat prinsip – prinsip yang menjadi intinya menjadi manajemen ilmiah yang terkenal dengan rencana pengupahan yang menghasilkan turunnya biaya dan meningkatkan produktivitas, mutu, pendapatan pekerja dan semangat kerja karyawan. Adapun filsafat Taylor mamiliki 4 prinsip :
1.      Pengembangan manajemen ilmiah secara benar.
2.      Pekerja diseleksi secara ilmiah dan ditempatkan pada pekarjaan yang sesuai dengan kemampuannya.
3.      Adanya pendidikan dan pengembangan ilmiah bagi para pekerja.
4.      Kerjasama yang baik antara manajemen dan pekerja.
Ø  Henry fayol (1841 – 1925 )
Henry fayol mengarang buku “ General and industrial management “. Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja, disamping memperhatikan manajemen bagi suatu organisasi yang kompleks. Fayol berkeyakinan kebehasilan para manajer tidak hanya ditentukan oleh mutu pribadinya, tetapi karena adanya penggunaan metode manajemen yang tepat. Fayol membagi kegiatan dan operasi perusahaan kedalam 6 macam kegiatan :
1.    Teknis ( produksi )
2.    Dagang ( beli, jual, pertukaran )
3.    Keuangan ( pencarian dan penggunaan optimum atas modal )
4.    Keamanan ( perlindungan hak milik dan manusia )
5.    Akuntansi dengan adanya pencatctcn dan pembukuan biaya, utang, keuntungan dan neraca, serta berbagai data statisisk.
6.    Manajerial yang terdiri dari 5 fungsi :
A.      Perencanaan ( planning )
B.       Pengorganisasian dan organizing
C.       Memerintah ( commanding )
D.      Pengkoordinasian ( coordinating )
E.       Pengendalian ( controlling )
Ø Henryl Gant ( 1861 – 1919 )
Henryl Gant menekankan pada pentingnya mengembangkan minat hubungan timbal balik antara manajemen dan para karyawan, yaitu kerja sama yang harmonis. Henryl beranggapan bahwa unsure manusia sangat penting sehingga sangat penting mengajarkan, mengembangkan pengertian tentang system pada karyawan dan manajemen, serta perlunya penghargaan dalam segala masalah manajeman.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Archive

Blogroll

Ini adalah aneka tugas kuliah yang saya kerjakan dan saya dapatkan saat kuliah Manajemen tahun 2006 hingga lulus. Hampir sepuluh tahun yang lalu. Koreksilah dahulu, cocokkan dulu dengan bahasannya dan jangan asal kopi-paste, karena bisa saja edisi bukunya berbeda sehingga soal-soalnya berbeda dan akhirnya jawabannya juga berbeda. Adanya gini, jangan minta lebih. Kalau mau perfect ya kerjakan sendiri. Tugas-tugas saya ini hanya sebagai penunjang yang fungsinya supporting, bukan sebagai tulang punggungnya. Gunakan dengan bijak, semoga bermanfaat.

About