Pages

Sabtu, 04 November 2006

Resume Pengantar Bisnis Jeff Madura Bab 2 Memilih Bentuk Kepemilikan Bisnis

Bab 2 Memilih Bentuk Kepemilikan Bisnis


Bentuk Kepemilikan Bisnis :
  • Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan adalah suatu bisnis yang dimiliki oleh perseorangan tunggal. Pemilik perusahaan ini disebut pengusaha perseorangan.
Contoh perusahaan perseorangan adalah restoran lokal, pengusaha konstruksi lokal, jasa pangkas rambut, jasa laundry, dan toko pakaian lokal.
Laba yang menjadi penghasilan pribadi yang diterima oleh para pengusaha tersebut dan terkena pajak yang diwajibkan oleh Internal Revenue Service (IRS)
Ciri  - Ciri Perusahan Perseorangan :
1.      Pengusaha bertanggun jawab penuh atas kinerja perusahaan.
2.      Pengusaha harus mau bekerja tanpa kenal waktu
3.      Pengusaha harus dapat menunjukkan kepemimpinan yang kuat, teliti, rapu berorganisasi, dan berkomunikasi dengan baik kepada pekerjaannya.
Keuntungan
Kerugian
  1. Semua laba hanya untuk pengusaha perseorangan
  2. Organisasinya sederhana dan tidak rumit.
  3. Pengendalian seutuhnya oleh pemilik perusahaan.
  4. Pajak rendah.
  1. Pemilik bertanggung jawab penuh atas segala kerugian.
  2. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas.
  3. Dana yang dimiliki terbatas.
  4. Ketrampilan terbatas.


  • Perusahaan Kemitraan atau Firma / CV
Perusahaan kemitraan adalah bisnis yang dimiliki dua orang atau lebih secara bersama. Di Indonesia lazim disebut Firma atau CV. Para pemilik disubut mitra pengusaha atau partner.
Dalam perusahaan ini, semua mitra pengusaha memiliki tanggung jawab tidak terbatas yang secara pribadi bertanggung jawab atas kewajiban perusahaan. Perusahaan ini dibagi menjadi dua, yaitu Perusahaan Kemitraan Umum dan Perusahaan Kemitraan Terbatas. Perbedaannya adalah :
Perusahaan Kemitraan Umum
Perusahaan Kemitraan Terbatas
Memiliki mitra pengusaha dengan tanggung jawab tidak terbatas yang secara pribadi bertanggung jawab atas perusahaan.
Memiliki beberapa mitra pengusaha dengan tanggung jawab terbatas

Sedangkan Perbedaan Pengusaha Kemitraan Umum dan Pengusaha Kemitraan Terbatas adalah :
Pengusaha Kemitraan Umum
Pengusaha Kemitraan Terbatas
  1. Ikut mengelola bisnis, menerima gaji, membagi laba / rugi bisnisnya
  2. Memiliki tanggung jawab tidak terbatas
  1. Tidak berpartisipasi dalam manajemen perusahaan
  2. Tanggung jawabnya terbatas hanya terhadap modal atau properti yang mereka kontribusikan ke dalam perusahaan.


Selanjutnya keuntungan dan kerugian jenis perusahaan ini adalah :
Keuntungan
Kerugian
  1.  Terdapat dana tambahan yang diberikan oleh salah seorang anggota kemitraan
  2. Kerugian ditanggung bersama
  3. Ada spesialisasi khusus sesuai keahlian
  1. Ada pembagian pengendalian dalam pengambilan keputusan
  2. Tanggung jawab tidak terbatas seperti perusahaan perseorangan
  3. Semua laba harus dibagi antara para mitra

  • Perusahaan Perseroan / Korporasi
Merupakan suatu badan hukum yang membayar pajak secara hukum terpisah dari para pemiliknya. Untuk mendirikan perusahaan ini, diperlukan sebuah akte pendirian perusahaan atau semacam dokumen yang digunakan untuk mendirikan suatu bisnis dan mendaftarkannya kepada pemerintah. Orang yang mengelola korporasi juga harus mengelola perusahaan menurut peraturan pemerintah (bylaws) yang biasanya adalah petunjuk umum untuk mengelola perusahaan.
Pemegang saham korporasi adalah secara hukum, mereka mempunyai tanggung jawab yang terbatas. Artinya, mereka tidak harus menanggung secara pribadi kegiatan perusahaan. Pemegang saham hanya dapat menanggung kerugian sebatas modal yang ditanamkannya.
            Karakteristik Pemegang saham :
1.      Mempunyai tanggung jawab terbatas
2.      Memilih dewan direksi
Imbalan dari Investasi :
1.      Mendapat deviden
2.      Harga saham mungkin dapat naik
Ada 2 macam Korporasi :
1.      Kepemilikan terbatas : Hanya sejumlah kecil kelompok investor
2.      Kepemilikan umum : Saham – saham dapat dengan mudah dibeli dan dijual oleh para investor
Go Public adalah Kegiatan menerbitkan saham pertama kali untuk ditawarkan kepada masyarakat. Hal ini dapat terjadi bila para pemegang saham memerlukan dana untuk mendukung ekspansi. Sedangkan , keuntungan dan kerugiannya adalah :
Keuntungan
Kerugian
  1. Tanggung jawab terbatas
  2. Akses terhadap dana, dengan menerbitkan saham baru
  3. Transfer kepemilikan, hal ini dapat dilakukan dengan sangat mudah dengan menghubungi para pialang saham

  1. Biaya keorganisasian dan pajak yang tinggi akibat dari kewajibannya. Selain itu Korporasi dalah badan hukum yang terpisah, sehingga pajaknya terpisah pula
  2. Pemberitaan mengenai keuangan, saham dijual secara terbuka sehingga investor juga mngetahui seluk beluk operasi bisnis
  3. Masalah Keagenan, apabila para menajer tidak berperilaku sebagai agen yang bertanggung jawab kepada pemegang saham

Metode Untuk Memiliki Bisnis Yang Telah Ada :
  • Mengambil Kepemilikan dari Bisnis Keluarga
Bayak orang bekerja pada bisnis keluarga dan setelah itu dianggap sebagai pemilik. Jika bisnis punya sejarah keberhasilan, fungsi pemilik baru hanya memastikan bahwa operasional yang ada masih berlanjut secara efisien. Sebaliknya, apanila mengalami kinerja yang buruk, pemilik baru harus merevisi manajemen, pemasaran dan kebijakan keuangan.
  • Membeli Bisnis Yang Telah Ada
Untuk menjalankan bisnis ini diperlukan paling sedikit memonitor secara seksama para manajernya. Kemudian membandingkan keuntungan yang diharapkandengan modal yang diperlukan untuk membeli pada permulaannya.
  • Franchise atau Waralaba
Suatu pengaturan perjanjian dimana seorang pemilik bisnis (franchisor) memperbolehkan pemilik bisnis lain (franchisee) memakai nama, hak cipta dan merek dagangnya, dalam kondisi tertentu.
            Jenis – Jenis Waralaba diantaranya :
1.      Distributor – Distributorship
Seorang Dealer boleh menjual produk yang dihasilkan oleh sebuah manufaktur. Misalnya : Ford.
2.      Bisnis Gaya Rantai – Chain-Style Business
Suatu perusahaan diperbolehkan menggunakan nama daang suatu perusahaan lain dengan mengikuti petunjuk yang berhubungan dengan harga penjualan produk tersebut. Misalnya : Pizza Hut dan McDonald’s
3.      Pengaturan Manufaktur – Manufacturing Arrangement
Sebuah perusahaan diperkenankan menghasilkan produk pemakai formula yang diberikan perusahaan lain. Perusahaan asal akan menerima suatu porsi yang dihasilkan perusahaan tersebut. Misalnya : Microsoft.
Kemudian Keuntungan dan kerugiannya adalah :
Keuntungan
Kerugian
Gaya Pengelolaan yang telah terbukti
Nama yang telah dikenal
Dukungan dana
Berbagi keuntungan
Pengendalian keuntungan

Bagaimana Pemilik Mengukur Kinerja Bisnisnya
Ada 2 Kriteria :
1.      Imbalan atas penanaman modalnya.
2.      Resiko dari penanaman modalnya.

1 komentar:

 

Blog Archive

Blogroll

Ini adalah aneka tugas kuliah yang saya kerjakan dan saya dapatkan saat kuliah Manajemen tahun 2006 hingga lulus. Hampir sepuluh tahun yang lalu. Koreksilah dahulu, cocokkan dulu dengan bahasannya dan jangan asal kopi-paste, karena bisa saja edisi bukunya berbeda sehingga soal-soalnya berbeda dan akhirnya jawabannya juga berbeda. Adanya gini, jangan minta lebih. Kalau mau perfect ya kerjakan sendiri. Tugas-tugas saya ini hanya sebagai penunjang yang fungsinya supporting, bukan sebagai tulang punggungnya. Gunakan dengan bijak, semoga bermanfaat.

About